CLIK HERE AND GET FREE PRODUCT

Thursday, April 16, 2009

Video Porno Anak Kian Merebak

Usaha pemerintah untuk menekan pornografi di negara kita tampaknya belum maksimal. Ini terbukti dengan masih banyaknya media yang berbau pornografi yang beredar terutama lewat internet, walaupun sudah dikeluarkan undang-undang anti pornografi. Bahkan kini sudah merambah keanak-anak.
Benda-benda berteknologi tinggi seperti telepon seluler dan komputer kini sudah tidak asing lagi bagi anak-anak usia dini. Apalagi sudah banyak Sekolah Dasar (SD) yang memperkenalkan teknologi ini kepada murid-muridnya. Tak heran jika anak-anak sekarang rata-rata tidak canggung lagi saat berhadapan dengan gadget modern seperti ponsel, VCD, komputer, bahkan internet.
Pemandangan dari anak-anak yang menghabiskan waktu di warung internet (warnet) seolah sudah menjadi hal yang lumrah. Ada yang gemar bermain games secara online, sampai sekedar membuka situs-situs. Mereka juga sudah biasa mengakses situs-situs pertemanan yang sekarang sedang marak seperti friendster dan facebook. Sayangnya kemajuan teknologi ini tidak selalu membawa dampak positif bagi perkembangan anak.
Demikian menurut “Reportase Investigasi” yang ditayangkan oleh Trans TV hari Sabtu, 21 Pebruari 2009 lalu.
Dalam tayangan yang dimulai pukul 16.30 WIB itu, tim investigasi menemukan beberapa anak yang baru duduk di kelas 5 SD, yang mengaku bahwa salah seorang temannya memperlihatkan gambar porno yang tersimpan di dalam telepon seluler miliknya.
Melalui situs pencari di internet, anak-anak seusia belia ini biasa mencari dan mengunjungi situs porno. Bahkan mereka hafal nama situs yang harus diketik di kotak pencarian. Kita ketahui bersama bahwa saat ini di internet beredar ratusan bahkan ribuan video-video porno yang sangat mudah di download karena ukuran filenya yang relatif kecil misalnya jenis 3gp, file rm, mp4 dsb.
Di sekolah mereka tidak ada mata pelajaran pengenalan internet dan cara menggunakannya, namun tanpa itupun anak-anak ingusan ini sudah bisa mengakses situs-situs tersebut lewat warnet. Kebanyakan dari mereka mengaku bisa karena diajarkan oleh teman-temannya.
Lantas tim investigasi mencoba membuktikan sendiri, apakah situs tersebut benar-benar bisa diakses atau tidak. Hasilnya situs tersebut memang ada dan bisa dibuka. Tampilan pertama langsung disuguhi gambar-gambar yang sungguh tidak layak dilihat dan ditonton oleh anak-anak.
Selain lewat warnet, telepon seluler atau handphone (HP) bisa menjadi salah satu media untuk mengakses situs porno. Tim investigasi menemui seorang anak yang duduk di bangku kelas 2 Sekolah Menengah Pertama (SMP), sebut saja namanya Opak. Ia mengaku telah mempunyai ponsel atau HP sejak duduk di kelas 6 SD.
Kebanyakan orang tua membelikan anaknya ponsel atau HP hanya karena alasan sepele, demi gengsi atau status sosial. Alasan lain karena tidak tahan mendengar si anak merengek minta HP yang sedang trend. Ada pula yang beralasan fungsional, untuk memudahkan komunikasi dengan anaknya.
Sayangnya HP ternyata bisa disalahgunakan oleh anak-anak. Apalagi jenis HP yang dilengkapi dengan fasilitas multimedia, seperti kamera, infrared, atau bluetooth.
Bahaya HP ini bukan tidak disadari oleh para orang tua. Salah satu orang tua bahkan mengaku anaknya pernah mendapat masalah dengan pihak sekolah karena kedapatan menyimpan video porno di HP miliknya.
Banyak orang tua tidak sadar, perangkat komunikasi ini bisa membuat anak terkontaminasi pornografi. Masalah lainnya adalah bebasnya peredaran VCD porno. Anak-anak pun dengan gampang bisa mendapatkannya.
HP atau telepon seluler memang bukan lagi barang langka di kalangan anak-anak. Bahkan penggunakan HP seolah sudah menjadi trend bagi mereka. Sayangnya, alat komunikasi yang sedang ngetrend saat ini disalahgunakan. Jadi langkah cepat yang harus diambil adalah hindarkan anak anda dari hal-hal yang berbau pornografi, awasi pergaulan generasi anda setiap saat. Cukup Bandung Lautan Asmara, Sungguminasa bergoyang, Perawat Manado, bocah Medan, mesum SMP Tulung Agung, SMA Bandung Bugil, Celebritis Bugil menjadi sejarah dan pelajaran buat kita dalam membina generasi muda.

Thursday, January 15, 2009

Social Networking and Your Home Business

If you have been in business at any time in your life then you have been involved in some type of networking. In decades past it was cocktails or dinner with a client or potential client. Networking has always played a role in marketing a business or business opportunity.
The latest marketing tools, are the social networking sites, such as MySpace, Facebook or the newest Twitter. More than half of all Americans from those in their early teens to those heading for retirement are active on one or more social networking site. More and more individuals are hosting their own blog to talk about themselves, the family or their business.
With technology and software becoming more user friendly, more people are using the Internet to stay connected with family and friends. They are blogging and using social networking sites to meet people around the globe. Individuals are using these sites to learn about products and services. It is similar to talking to friends and family for recommendations for everything from where to have dinner, shop or visit. It's the "word of mouth" advertising that business crave and need to grow and prosper.
Business and marketers continually look for ways to improve and expand their client base. Social networking sites and blogs provide an avenue for these individuals to learn who their potential clients are on a personal level. You get to know them as individuals first and then as clients. It allows that personal touch which as been missing from business and from corporate America.
To use social networking sites effectively and to grow your business, individuals must remember that words have meaning and impact those reading them. How you use words can directly impact the growth or decline of your business. Many social sites promote a "free wheeling" atmosphere in conversations, therefore caution is advised in your conversations on those sites. It is important to remember that words linger on the Internet long after your "log off" a site. This written word is the presentation you have given of you and your business. It's how you are representing yourself.
Social networking is about getting to know your potential clients and in turn letting them know who you are and what your business has to offer. It's that human touch that, we as social creatures crave.
Many traditional marketers underestimate the power that social networking sites and blogs have on consumers. They also underestimate the role that these sites will continue to play in business and with the growth of businesses. With the growth of Blogs, Twitter, Squidoo and other social sites, those with online business or who are contemplating starting an online business must learn how to leverage these social networking sites to their advantage.
While more conventional marketing will continue to play a role in business and a marketing budget, marketers will need to be more fluid in their thinking and in their marketing techniques.